BANUATODAY.COM, BANJARBARU – Kabut asap tebal kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Sabtu (29/8).Sampai pukul 10.00 WITA, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) mencatat sedikitnya lima penerbangan mengalami penundaan (delay) akibat keterbatasan jarak pandang (visibility).
Daftar penerbangan terdampak didominasi jadwal keberangkatan, yakni Citilink QG483 rute Banjarmasin–Jakarta (STD 06.10 WITA), Garuda Indonesia GA533 rute Banjarmasin–Jakarta (STD 07.00 WITA), Lion Air JT543 rute Banjarmasin–Semarang (STD 08.50 WITA), dan Lion Air JT315 rute Banjarmasin–Surabaya (STD 09.00 WITA).
Sementara untuk kedatangan, tercatat satu penerbangan terdampak, yaitu Citilink QG484 rute Surabaya–Banjarmasin (STA 08.55 WITA).
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menjelaskan bahwa sejumlah penerbangan sudah mulai kembali beroperasi seiring membaiknya kondisi cuaca secara bertahap.
"Hingga pukul 10.00 WITA, terdapat dua penerbangan keberangkatan yang sudah lepas landas, yaitu QG483 pada pukul 08.49 WITA dan GA533 pukul 08.50 WITA. Selain itu, satu penerbangan kedatangan terdampak (QG484) telah mendarat pukul 09.20 WITA," terang Stephanus dalam, Sabtu (29/8).
Ia menambahkan, penerbangan lain yang masih tertahan saat ini memprioritaskan keselamatan dan terus memantau perkembangan jarak pandang di area landasan pacu.
Operasi penerbangan akan segera dilanjutkan secara normal setelah jarak pandang memenuhi standar keselamatan penerbangan.(yan/fsl)

