![]() |
| BERDAYAKAN: Lazismu Al Furqan Banjarmasin salurkan bantuan kepada masyarakat yang termasuk 8 golongan asnaf/Foto Naza |
BANUATODAY.COM, BANJARMASIN – Kantor Layanan (KL) Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Al Furqan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu. Pada Sabtu (26/9/2026), Lazismu Al Furqan menyalurkan berbagai jenis bantuan kepada kaum dhuafa dan mereka yang termasuk dalam 8 asnaf (golongan penerima zakat).
Acara penyerahan bantuan ini berlangsung di Halaman Masjid Al Furqan, Jalan Bumi Mas Raya, Pemurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin.
Ketua KL Lazismu Al Furqan, Yazidi Indar, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan hari ini terdiri dari beberapa program utama. "Program pokok kita adalah pembagian paket sembako untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga harian, sehingga dapat membantu meringankan beban masyarakat," ujarnya.
Selain bantuan konsumtif, KL Lazismu Al Furqan juga bersinergi dengan pihak masjid untuk memberikan bantuan insentif. Bantuan ini ditujukan sebagai tambahan honor bagi para guru mengaji TPA Al-Quran, serta insentif bagi para kaum dan imam di Masjid Al-Furqan.
Lebih lanjut, Yazidi menekankan pentingnya bantuan yang bersifat produktif agar para mustahik (penerima zakat) bisa lebih mandiri secara ekonomi. Oleh karena itu, program pemberdayaan Usaha Mikro Kecil (UMK) juga menjadi fokus utama.
"Bantuan UMKM ini bertujuan untuk memberdayakan usaha kecil seperti penjual sayur dan lain sebagainya. Kami mendorong agar mereka lebih berdaya. Misalnya, dengan berjualan keliling masuk ke gang-gang, mereka bisa langsung mendekatkan diri kepada konsumen. Ini jauh lebih baik dan potensial untuk berkembang dibandingkan hanya pasif menunggu pembeli dan menghadapi banyak saingan di satu tempat," jelas Yazidi.
Salah satu penerima manfaat program UMKM ini adalah Kasmiah. Ia mendapatkan bantuan berupa satu unit sepeda dan tas keranjang sayur untuk modal berjualan keliling. Kasmiah mengaku sangat bersyukur atas bantuan tersebut. Selama ini, penghasilannya sangat tidak menentu karena hanya bergantung pada pekerjaan sebagai buruh serabutan atau panggilan membantu pekerjaan rumah tangga orang lain.
"Alhamdulillah, dengan adanya sepeda dan tempat sayur ini, saya bisa mulai berjualan keliling. Harapannya bisa meningkatkan perekonomian keluarga," tutur Kasmiah.
Sebagai informasi, seluruh dana bantuan yang disalurkan ini bersumber dari zakat, infak, sedekah, dan donasi masyarakat yang dihimpun secara aktif sejak 1 September hingga akhir September 2026. KL Lazismu Al Furqan rutin menyalurkan dana yang telah terhimpun tersebut setiap akhir bulan. (naz/fsl)

