Trending

BEM UNU Kalsel Ajak Mahasiswa Jaga Persatuan dan Kawal Program Pemerintah untuk Rakyat

PERSATUAN: BEM Universitas Nahdlatul Ulama Kalsel, Ikhsan Abdullah - Foto Dok Istimewa


BANUATODAY.COM, GAMBUT – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan mengajak seluruh mahasiswa dan generasi muda untuk turut menjaga kondusifitas daerah di tengah berkembangnya berbagai isu nasional maupun dinamika sosial di masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Ketua BEM Universitas NU Kalimantan Selatan, Ikhsan Abdullah, bertepatan dengan momentum sejumlah hari besar nasional dan internasional sepanjang Mei 2026 yang identik dengan meningkatnya aktivitas penyampaian aspirasi publik.

Menurut Ikhsan, mahasiswa tetap memiliki peran penting sebagai agen kontrol sosial yang kritis terhadap kebijakan publik. Namun, penyampaian kritik dan aspirasi harus dilakukan secara damai, tertib, serta mengedepankan persatuan agar tidak memicu keresahan di tengah masyarakat.

“Mahasiswa tentu tetap kritis terhadap berbagai persoalan yang ada. Tetapi kritik juga harus disampaikan secara bijak dan bertanggung jawab agar tidak menimbulkan keresahan ataupun memecah persatuan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai situasi keamanan dan ketertiban di Kalimantan Selatan selama ini relatif kondusif dan perlu dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan mahasiswa.

Terlebih, pada momentum seperti Hari Pendidikan Nasional, Hari Kebangkitan Nasional, hingga Hari Reformasi yang kerap diwarnai berbagai aksi penyampaian pendapat di ruang publik.

Selain menyoroti pentingnya menjaga stabilitas daerah, Ikhsan juga menanggapi sejumlah program prioritas pemerintah yang saat ini menjadi perhatian masyarakat, salah satunya Program Koperasi Desa Merah Putih.

Menurutnya, program tersebut memiliki tujuan positif dalam memperkuat ekonomi masyarakat hingga tingkat desa apabila dijalankan secara serius, transparan, dan tepat sasaran.

“Koperasi desa bisa menjadi sarana penguatan ekonomi kerakyatan, membuka peluang usaha masyarakat, sekaligus membantu meningkatkan perputaran ekonomi lokal,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan program pemerintah tidak cukup hanya pada aspek seremonial maupun administratif, tetapi juga harus dikawal dari sisi implementasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Kalau program seperti Koperasi Desa Merah Putih ini dijalankan dengan baik dan sesuai kebutuhan masyarakat desa, tentu manfaatnya akan sangat dirasakan masyarakat bawah,” tambahnya.

Di sisi lain, Ikhsan juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menyikapi berbagai informasi yang beredar, khususnya di media sosial, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berpotensi memperkeruh suasana daerah.

Ia menegaskan, menjaga kondusifitas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan generasi muda.

“Kalau daerah tetap aman dan damai, maka pembangunan juga bisa berjalan lebih baik dan produktif untuk masyarakat,” tutupnya. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama