Kunjungan yang dipimpin Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel, Hadi Rahman, berlangsung di Asrama Haji Banjarbaru dan disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Eddy Khairani, beserta jajaran.
Dalam peninjauan tersebut, Ombudsman memeriksa langsung berbagai fasilitas serta berdialog dengan calon jemaah untuk memastikan layanan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama bagi kelompok prioritas seperti lansia, jemaah uzur, dan penyandang disabilitas.
Hadi Rahman mengapresiasi adanya peningkatan fasilitas dan pelayanan yang dinilai semakin humanis serta lebih ramah bagi jemaah berkebutuhan khusus.
“Dengan adanya gedung yang baru ini sangat membantu para jemaah dalam mengakses berbagai layanan di Asrama Haji. Mulai dari akses kamar, layanan kesehatan, konsumsi hingga pendampingan petugas semuanya terlihat lebih tertata,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan sarana baru dengan fasilitas yang lebih representatif menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi calon tamu Allah SWT.
Meski demikian, Ombudsman juga memberikan sejumlah catatan perbaikan, seperti pentingnya publikasi standar pelayanan, penguatan sistem pengaduan, serta penyediaan tombol darurat di area toilet, khususnya untuk kelompok rentan.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kalsel, H. Eddy Khairani, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan masukan dari Ombudsman.
“Kehadiran dan masukan yang diberikan tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan layanan,” katanya.
Melalui pengawasan ini, sinergi antara Ombudsman dan penyelenggara haji di Kalimantan Selatan diharapkan semakin kuat demi mewujudkan pelayanan ibadah haji yang lebih baik, efektif, dan berkelanjutan.
Pemerintah pun diharapkan terus meningkatkan kualitas layanan agar para jemaah dapat menjalani proses keberangkatan dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan. (naz/fsl)