BANUATODAY.COM, KALTENG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut) mendukung penguatan pendidikan antikorupsi yang diluncurkan Kementerian Dalam Negeri melalui buku panduan dan bahan ajar pendidikan antikorupsi tahun 2026.
Launching tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 secara virtual, senin (11/5/2026) di Aula C Setda Barut.
Rakor dipimpin Menteri Dalam Negeri dan diikuti seluruh kepala daerah se-Indonesia melalui aplikasi Zoom Meeting.
Di Kabupaten Barut, kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah Barut Drs. Muhlis didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian M. Mastur, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan H. Siswandoyo serta dinas terkait lainnya.
Sekda Barut Drs. Muhlis menyampaikan bahwa pendidikan antikorupsi menjadi bagian penting dalam membangun integritas aparatur pemerintah maupun generasi muda.
"Upaya penanaman budaya antikorupsi perlu dilakukan sejak dini melalui dunia pendidikan dan lingkungan pemerintahan agar tercipta tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan," tambahnya.
Dalam rakor tersebut juga ditegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat budaya antikorupsi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui pengendalian inflasi yang berkelanjutan.
Sumber: Nett

